ZTE Melakukan Validasi Agregasi Kanal 5G Pertama di Industri pada Frekuensi 700 MHz dan 4,9 GHz

Jakarta, To The Point – ZTE Corporation (0763.HK / 000063.SZ), perusahaan internasional terkemuka yang menyediakan solusi telekomunikasi, enterprise dan teknologi konsumen untuk Internet Seluler, pada hari ini mengumumkan bahwa perusahaan telah melakukan validasi agregasi kanal (carrier aggregation) 5G pertama di industri pada pita frekuensi 700 MHz dan 4,9 GHz di Shenzhen, Cina. Proses validasi ini semakin memperkaya solusi jaringan dual-band 700 MHz + 4,9 GHz, memfasilitasi fase konstruksi komersial berikutnya pada frekuensi 700 MHz. 

Didukung oleh stasiun basis nirkabel (wireless base station) 5G dan peralatan jaringan inti 5GC terbaru ZTE, proses validasi ini menggunakan sistem terminal uji coba jaringan 5G terbaru ZTE untuk mencapai sistem downlink data throughput hingga 1,68 Gbps. 

Dengan secara efektif menggabungkan sumber dual-carrier pada frekuensi yang berbeda dalam 700 MHz dan 4,9 GHz, kemampuan dukungan layanan dari solusi jaringan dual-band lebih unggul dibandingkan 5G NR 100 MHz, sehingga dapat mengatasi masalah dalam persaingan layanan dari penggunaan secara komersial di masa depan pada pita frekuensi 700 MHz. 

ZTE adalah perusahaan penyedia sistem telekomunikasi terdepan, perangkat seluler, dan solusi teknologi perusahaan untuk konsumen, operator, perusahaan, dan pelanggan sektor publik. Sebagai bagian dari strategi ZTE, perusahaan berkomitmen menyediakan inovasi end-to-end yang terintegrasi untuk memberikan mutu tinggi dan nilai dalam sektor teknologi informasi dan telekomunikasi. Terdaftar di bursa saham Hong Kong dan Shenzhen (kode saham H: kode saham saham 0763.HK / A: 000063.SZ), ZTE menjual produk dan layanannya di lebih dari 160 negara. 

Hingga saat ini, ZTE telah memiliki 46 kontrak komersial 5G di pasar utama, seperti Eropa, Asia Pasifik, Timur Tengah dan Afrika (MEA). ZTE berkomitmen menganggarkan 10 persen dari pendapatan tahunan perusahaan untuk penelitian dan pengembangan perusahaan.