Vaksinasi Covid-19 Terkendala, Menkes: Masalah diproduksi Vaksinnya

Tothepoint.id- Budi Gunadi Sadikin selaku Menteri Kesehatan atau Menkes mengakui karena keterbatasan stok vaksin Covid-19 menjadikan program vaksinasi Covid-19 belum mencapai target yang ditentukan Presiden Joko Widodo.

Jokowi menginginkan sejuta suntikan vaksin dalam sehari. Namun, Budi menyebutkan, pada Maret dan April mendatang, vaksin yang tersedia sekitar 10 juta dosis, sehingga hanya bisa 300 ribu sampai 500 ribu per hari.

“Masalahnya bukan di kemampuan vaksinasi, masalah diproduksi vaksinnya. Kan kita baru bisa dapat 426 juta dosis dalam 15 bulan. Sekarang kita lagi berusaha supaya dipercepat sesuai dengan arahan Bapak Presiden,” kata Budi Gunadi dalam dialog yang digelar Kagama UGM bertajuk “Aku Siap Divaksin” secara daring pada Minggu, 14 Maret.

Budi juga menjelaskan ada 40 juta orang yang ditargetkan bisa disuntik vaksin hingga bulan juni kedepan. Pasalnya, stok vaksin hanya 80-90 juta dosis.

Ia menyebut target sejuta sehari baru bisa dilakukan pada Juni 2021. Dikarenakan suplai vaksin juga masih belum memadai untuk saat ini.

“Juni-Juli baru bisa sejuta karena ketersediaan vaksinnya di Juni-Juli bisa 25 juta sebulan. Kalau sejuta sehari kan 30 juta sebulan, kita tidak ada vaksinasi sebanyak itu saat ini,” kata Budi.

Pemerintah menargetkan 60-70 persen rakyat atau sebanyak 181,5 juta penduduk Indonesia menjalani vaksinasi Covid-19. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut ditambah dengan cadangan, pemerintah akan mendatangkan 426 juta dosis vaksin Covid-19. Adapun 90 juta dosis vaksin tiba periode Januari-Juni 2021, sementara sisanya baru tiba periode Juli-Desember 2021.