Terawan Berharap Vaksin Nusantara Dapat Dukungan Kemenkes dan BPOM

Pekan Pertama Februari, Vaksinasi Nakes Capai 700 Ribu Lebih Hingga. Foto : Halodoc
Pekan Pertama Februari, Vaksinasi Nakes Sudah Capai 700 Ribu Lebih Hingga. Foto : Halodoc

Tothepoint.id- Terawan Agus Putranto Mantan Menteri Kesehatan mengatakan usaha untuk pengembangan vaksin Nusantara sudah dilakukan lama. Pengembangan ini bertujuan agar membantu pemerintah dalam program vaksinasi Covid-19.

Ia mengatakan vaksin yang ia kembangkan bersama Universitas Diponegoro berbasis dendritik sel. Menurut Terawan, penelitian soal dendritik sudah ia prakarsai sejak 2015, ketika masih menjabat sebagai Kepala RSPAD Gatot Subroto. Tetapi penelitian dendritik saat itu untuk kanker.

Masa pandemi ini, Terawan bersama tim dari Undip kemudian mengembangkan sel dendritik sebagai vaksin Covid-19.

“Mudah-mudahan ini bisa terus berlanjut dukungan dari Kementerian Kesehatan dan BPOM,” ujar Terawan dalam rapat kerja dengan Komisi Kesehatan DPR yang disiarkan lewat kanal YouTube DPR pada Rabu, 10 Maret 2021.

Terawan mengatakan, sejauh ini sudah mempublikasikan berbagai jurnal ilmiah internasional tentang penelitian ini. Hanya saja jurnal tersebut masih banyak berbasis sel dendritik untuk kanker, bukan untuk Covid-19.

Terawan berharap Kementerian Kesehatan mendukung pengembangan Vaksin Nusantara. Ia juga meminta Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengevaluasi hasil uji klinis I vaksin ini.