Tangani KKB, BNPT Bakal Alihkan Fokus Demi Tekan Ancaman

TOTHEPOINT – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) akan melakukan pengalihan fokus atau refocusing kegiatan terkait persolan Kelompok Kriminalisasi Bersenjata (KKB) yang masih menebarkan ancaman ke masyarakat dan aparat keamanan, yakni Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri).

Kepala BNPT Komjen Pol Boy Rafli Amar menjelaskan, pihaknya melakukan upaya preemtif berupa pendekatan lunak (soft approach) terhadap KKB sebagai upaya penanggulangan terorisme melalui pendekatan humanis.

“Dalam hal ini BNPT telah melakukan rencana kegiatan untuk menguatkan cinta kebangsaan di Tanah Papua sehingga seluruh masyarakat percaya terhadap proses pendekatan kesejahteraan oleh pemerintah yang telah menetapkan Papua sebagai daerah otonomi khusus. Oleh karena itu, BNPT akan mendirikan FKPT (Forum Koordinasi Penanggulangan Terorisme) Papua dan Papua Barat dengan tokoh adat dan tokoh masyarakat Papua,” ujar Kepala BNPT dalam keterangannya beberapa waktu lalu.

Kepala BNPT menegaskan, pihaknya turut mendukung TNI dan Polri agar Undang-Undang (UU) terorisme dapat ditegakkan di tanah Papua sebagai bentuk kehadiran negara untuk melindungi masyarakat disana.

“Hal ini merupakan upaya memaksimalkan kedaulatan hukum terhadap aksi kekerasan yang ada agar Papua menjadi daerah yang aman dan sejahtera,” ungkap Boy Rafli.

Untuk menerapkan pendekan humanis di Papua, lanjut dia, BNPT melakukan berbagai pendekatan dan sinergisitas dengan kementerian terkait untuk bersama dalam membangun karakter kebangsaan di daerah-daerah yang dinilai membutuhkan penguatan nilai kebangsaan.

“Diharapkan kerjasama dari tokoh-tokoh terkait untuk dapat bertatap muka termasuk dengan keluarga penyintas dan kelompok rentan sebagai vaksin dalam menghadapi virus radikal intoleran karena sejatinya masalah terorisme merupakan tanggung jawab seluruh masyarakat,” kata dia.(*)