Tak Ingin Ada Bendera Lain, OPM Bakar Bendera Merah Putih di Nduga

TOTHEPOINT – Pasukan Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) Organisasi Papua Merdeka (OPM) membakar bendera merah putih yang dikibarkan pasukan TNI-Polri di kawasan Alguru, Kabupaten Nduga, Papua.

Juru Bicara TPNPB-OPM, Sebby Sambom mengatakan, pembakaran bendera merah putih itu lantaran pihaknya tak ingin ada bendera selain bendera Bintang Kejora yang menjadi lambang kemerdekaan Papua berkibar di wilayah tersebut.

“Bendera merah putih itu diturunkan dan dibakar oleh pasukan TPNPB OPM Kodap III Ndugama Darakma pimpinan Komandan Batalion Alguru Armi Tabuni,” kata Sebby dalam keterangan tertulis, Kamis (3/6).

Sebby menjelaskan, TNI-Polri sebelumnya mengibarkan bendera merah putih di area tersebut dengan tujuan mengklaim kawasan itu sebagai wilayah NKRI.

Selain itu, pihak TNI juga sengaja mengibarkan bendera di dekat kuburan salah satu prajurit OPM yang dia sebut sebagai pahlawan nasional TPNPB-OPM, Jendral Daniel Yudas Kogeya.

Peristiwa pembakaran bendera itu, kata dia, terjadi pada 31 Mei lalu tepat pukul 2.30 waktu setempat. Dari keterangan Armi Tabuni, Sebby menyebut pihaknya memang tak ingin ada bendera lain yang berkibar.

Pembakaran bendera merah putih itu juga diakui Sebby sebagai tanda menolak kehadiran Indonesia di Papua.

Menurutnya, kehadiran Indonesia adalah ilegal dan melanggar hak politik bangsa Papua untuk merdeka penuh dan berdaulat.

“Apalagi bendera lain seperti merah putih, kami sangat benci. Jika merah putih di atas tanah ini kami tetap hapus,” kata dia.

Sementara itu pihak TNI maupun Polri belum memberikan tanggapan terkait pembakaran bendera merah putih oleh OPM.(*)