Tahun Depan, Guru Tak Dikategorikan Sebagai PNS

Tothepoint.id – Badan Kepegawaian Negara (BKN) menyatakan guru tidak lagi masuk dalam kategori Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) mulai tahun depan dan dialihkan menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). 

Kepala BKN Bima Haria Wibisana mengatakan, keputusan ini dari Menteri PANRB, Mendikbud, dan BKN dan disepakati bahwa guru beralih menjadi PPPK.

“Jadi bukan CPNS lagi, ke depan mungkin guru tidak dengan status CPNS tapi sebagai pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja,” kata Bima pada konferensi pers, Selasa 29 Desember 2020.

Kekhawatiran ini dipicu akibat ulah CPNS setelah bekerja 4-5 tahun yang biasanya ingin pindah lokasi dinas. Hal itu dinilai akan menghancurkan sistem distribusi guru.

“Selama 20 tahun kami berusaha menyelesaikan itu, tapi tidak selesai dengan dengan sistem PNS. Jadi ke depan akan diubah menjadi PPPK,” jelasnya.

Bima juga mengungkapkan bahwa aturan tersebut juga akan berlaku bagi tenaga kesehatan dokter dan lain-lain, seperti penyuluh.

Dia menuturkan bahwa aturan seperti itu juga berlaku di negara-negara lain. Sebagaimana jumlah pegawai PPPK di bawah naungan pemerintah mencapai 70 persen. Sementara pegawai berstatus PNS jumlahnya hanya 30 persen.

“Negara-negara maju juga melakukan hal yang sama, jumlah PPPK di negara maju itu sekitar 70 sampai 80 persen, dan PNS hanya 20 persen,” paparnya.

https://bisnis.tempo.co/read/1418619/mulai-tahun-depan-guru-tak-masuk-kategori-pns-tapi-pppk/full&view=ok