Soal Penanggulangan Terorisme, BNPT Perpanjang Kerja Sama dengan Amerika

TOTHEPOINT –Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) kembali memperpanjang nota kesepahaman (MoU) dengan Amerika Serikat terkait penanggulangan terorisme. Kepala BNPT, Boy Rafly dan Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia, Sung Yong Kim telah menandatangani kesepakatan tersebut secara langsung pada Kamis, 22 Jul 2021.

Dalam keterangan tertulisnya, Boy Rafly mengatakan, bentuk kerja sama yang dilakukan antara kedua negara meliputi pertukaran informasi, training atau latihan, dan kerja sama pembangunan melalui United States Agency for International Development (USAID).

Kepala BNPT itu menilai, Amerika Serikat merupakan mitra penting bagi Indonesia dalam memelihara perdamaian dan keamanan di tingkat regional dan multilateral. Selama ini kerja sama kedua negara di bidang keamanan berjalan dengan baik.

“Oleh karena itu, ke depannya kami akan terus meningkatkan kerja sama dalam mencegah serta menanggulangi terorisme dan ekstremisme berbasis kekerasan”, ujar Boy Rafli yang pernah menjadi Kapolda Papua pada 2017.

Dalam kesempatan yang sama, Sung Yom Kim, mengapresiasi kembali berlanjutnya kerja sama dengan Indonesia. Ia mengaku senang telah berdiskusi dengan Boy Rafli tentang pentingnya kerja sama paralel dalam melawan aksi terorisme.

“Dan saya pikir tugas selanjutnya adalah terus melawan berbagai jenis ancaman terorisme, sehingga kami berdua (Indonesia-Amerika) terlindungi karena bisa melawan ancaman terorisme,” kata Sung Yom Kim.

Menurutnya, tidak ada negara yang bisa memerangi terorisme sendirian. Oleh sebab itu, sangat penting bagi pemerintah untuk memiliki kerja sama internasional yang kuat, termasuk kerja sama antara Amerika Serikat dengan Indonesia.***