Sirih Dan Pinang Menjadi Solusi Apapun Bagi Warga Malaka Nusa Tenggara Tmur

Tothepoint.id, Papua – Yoseph Nahak dan warga Malaka lainnya yakin bahwa sirih dan pinang bisa membantu gigi agar lebih kuat. Khasiat sirih dan pinang lainnya yang diyankini  memilki kemampuan menangkal penyakit dan penyakit suami. Sirih (Piper Betle) dan Pinang (Araeca Catechu) tidak bisa terpisah dengan masyarakat Malaka Nusa Tenggara Timur. Daerah ini lansung berbatasan dengan Timor Leste. Bahkan mereka memilki slogan “Sirih dan pinang yang mempersatukan”.

“Berapa kalinya tidak tentu, tidak seperti makan tiga kali sehari. Mengunyah siri dan pinang dilakukan kapan saja, habis makan, saat ngerumpi, saat nonton TV, di semua waktu,” ujar Yoseph, 65 tahun warga malaka ini.

Selain dikunyah selama bersantai. Sirih dan pinang biasa dikonsumsi dengan kapur dalam acara adat Malaka. Bisa dikatakan seluruh upacara adat Malaka tidak terlepas dari sirih dan pinang. Raja Liurau Malaka ke-15, Dominikus Kloit Tey Seran menyebutkan bahwa sirih dan pinang bisa menjadi solusi dari perselisihan perkara apapun di Malaka.

“Sirih dan pinang ini menjadi sumber kekuatan Malaka. Sirih dan pinang ini menggantikan darah ayam dan babi dalam upacara adat,” kata Raja Kloit

Yoseph menambahkan warna merah sirih dan pinang digunakan oleh perempuan Malaka untuk menambah kecantikan. Bahkan, sirih dan pinang menjadi pengikat suami.

https://travel.detik.com/domestic-destination/d-5307252/sirih-dan-pinang-bagi-warga-malaka-adat-obat-dan-pengikat-suami?_ga=2.7033778.1213126814.1608731650-972333786.1608126048