Singapura Larang Masuk Orang dari Indonesia, Kemlu: Hanya Sementara

TOTHEPOINT –Kementrian Luar Negeri (Kemlu) menyatakan larangan masuk semua orang dari Indonesia ke Singapura hanya bersifat sementara. Kemlu menyebut kebijakan pembatasan mobilitas antarnegara biasa dilakukan sejak dimulainya pandemi Covid-19.

“Kebijakan ini bersifat sementara dan akan dilakukan penyesuaian pada waktunya,” kata Juru Bicara Kemlu, Teuku Faizasyah.

Faizasyah mengatakan Indonesia juga melakukan pembatasan kepada orang atau warga dari negara lain untuk mengatasi penyebaran Covid-19. Terkait pelajar atau pekerja WNI yang terdampak kebijakan pemerintah Singapura, Faizasyah mengatakan WNI yang berada di Singapura sejauh ini tidak dianjurkan pulang ke Indonesia.

“Mereka yang saat ini berada di Singapura memang tidak dianjurkan untuk pulang ke Indonesia,” katanya.

Kementerian Kesehatan Singapura memberlakukan efektif mulai Selasa (13/7/2021) bahwa siapapun yang berasal dari Indonesia dilarang masuk ke Negeri Singa itu. Hal tersebut diumumkan lewat akun Facebook Singapore Embassy in Jakarta yang mengutip pemberitahuan Kementerian Kesehatan Singapura mengenai aturan terbaru terkait lalu lintas masyarakat dari Indonesia ke Singapura.

“Melihat situasi Covid-19 terkini di Indonesia yang menyulitkan, pemerintah Singapura akan memperketat peraturan keimigrasian untuk para pelancong asal Indonesia dengan membatasi izin masuk bagi bukan WN Singapura atau bukan pemilik izin tinggal tetap (permanent residents) sesegera mungkin,” tulis pengumuman yang dikutip Beritasatu.com, hari ini.

Kemudian, disebutkan juga bahwa seluruh pelancong dari Indonesia dilarang masuk ke Singapura.

“Terhitung mulai 12 Juli 2021 pukul 23.59, seluruh pelancong yang pernah berkunjung ke Indonesia dalam tempo 21 hari ke belakang tidak akan diperbolehkan masuk dan transit di Singapura,” tulisnya lagi.

Bukan hanya Singapura, otoritas Uni Emirat Arab (UEA) pada Sabtu (10/7/2021) mengumumkan penangguhan perjalanan ke dan dari Indonesia dan Afganistan mulai Minggu (11/7/2021). Seperti dilaporkan Arabnews, kebijakan ini terkait pencegahan penyebaran Covid-19.

Wisatawan yang telah mengunjungi Indonesia dan Afganistan selama 14 hari terakhir akan ditangguhkan masuknya. Namun penerbangan transit ke dan dari negara-negara ini dikecualikan.