Serap Aspirasi, Menkopolhukam Datangi Seniman Komedian

TOTHEPOINT – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD bertemu sekitar 30 seniman lawak/komedian di Yogyakarta untuk menyerap aspirasi.

Mahfud MD mengatakan bahwa Presiden Jokowi sangat dekat dengan para seniman lawak/komedian.

“Presiden Jokowi sebelum pandemi COVID-19 sering mengundang mereka untuk menghibur para menteri di Istana atau pada acara-acara lain,” kata Mahfud MD dalam keterangannya, Minggu.

Namun, setelah pandemi COVID-19, menurut dia, hal tersebut tidak lagi bisa dilakukan.

“Ada salam dari Pak Jokowi dan saya datang ke sini untuk silaturahmi,” ujarnya.

Pertemuan tersebut berlangsung di rumah makan Nyi Ageng yang dikelola istri Butet Kertarajasa, Rulyani Isfihana, Jalan Tirtodipuran Yogyakarta, Minggu.

Selain Butet yang didapuk menjadi moderator, hadir dalam pertemuan ini pelawak-pelawak top, seperti Susilo Den Baguse Ngarso, Yatie Pesek, Marwoto, Wisben, Bambang Gundul, Anang Batas, Dibyo Primus, Eko Bebek, Yuningsih, dan Elisa Orcaros Alaso.

Meskipun Mahfud MD bukan menteri urusan kesenian dan kebudayaan, kata Butet, Menko Polhukam sudah lama sangat dekat dengan seniman dan komedian.

“Dahulu Pak Mahfud pernah bermain ludruk lawak bersama saya, Sujiwo Tejo, dan Kartolo dengan bagus di TIM (Taman Ismail Marzuki) dalam lakon Kartolo Mbalela,” kata Butet.

“Opo, Pak Mahfud iso ngguyu, melawak,” kata Susilo.

“Iyo, opo iso ngguyu, koncone tentara dan polisi kabeh,” celetuk yang lain.

Lalu Butet segera menjawab Mahfud pandai nglucu, tidak kalah dengan para seniman lawak.

Butet berseloroh kalau Mahfud MD tidak bisa melawak, bisa dipecat dari suku Madura. Candaan ini disambut dengan tawa oleh para seniman.

Acara yang berlangsung dengan tetap mematuhi protokol kesehatan tersebut menampung usul dan keluhan para seniman dan komedian pada era pandemi COVID-19.

Menko Polhukam Mahfud MD berjanji akan menyampaikan aspirasi mereka kepada pihak terkait, seperti Menkominfo, Menparekraf, Mendagri, dan Ketua Satgas COVID-19.(*)