Sekolah Mulai Tatap Muka, Kepala BNPB Ingatkan Konsistensi Prokes

www.klikdokter.com
www.klikdokter.com

Tothepoint.id- Doni Monardo selaku Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sekaligus Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 bersama Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi melihat persiapan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) secara tatap muka yang rencananya akan dilakukan oleh Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia (STPI) di Curug, Kabupaten Tangerang, Banten, Sabtu 6 Maret.

Doni Monardo berpesan agar pelaksanaannya nanti tetap dan selalu konsisten dalam protokol kesehatan. Doni yakin apabila hal itu dapat dijaga dengan baik, maka akan dapat mengurangi adanya penularan virus SARS-CoV-2 penyebab COVID-19 di lingkungan kampus.

“Yang paling penting adalah konsistensi. Kalau konsep tadi bisa dilaksanakan secara optimal dan konsisten, saya yakin tidak akan ada yang terpapar,” kata Doni seperti dalam keterangan tertulis pada Sabtu, 6 Maret.

Selanjutnya , Doni Monardo juga berpesan agar memperhatikan kesehatan peserta didik maupun tenaga pengajar, agar tidak beresiko tingg dalam penyebaran Covid 19.

“Penting sekali bagi para peserta didik termasuk juga para pengasuh khususnya untuk juga diketahui status kesehatannya,” kata Doni.

Ia juga menyarankan jiak terdapat pengasuh yang memiliki komorbid sebaiknya tidak boleh melakukan pertemuan fisik dengan para siswa.

Selanjutnya, Budi menambahkan, rencana pembelajaran luring tersebut akan dimulai pada pekan depan. 30 persen masuk kelas dan 70 persen lagi menggunakan media dalam jaringan (online).

Adapun kegiatan belajar tatap muka tersebut juga hanya dikhususkan bagi kelas praktik saja, yang mana hal itu mengharuskan kehadiran peserta didik.

Dalam implementasinya nanti, kegiatan belajar mengajar on campus tersebut akan menerapkan protokol kesehatan yang ketat, dimulai dari wajib masker, mencuci tangan dan periksa suhu badan sebelum masuk ruangan, wajib swab antigen sampai dengan konsep makan para peserta menggunakan sistem blok (block system), di mana para siswa taruna dan taruni tidak mengkonsumsi makanan dalam satu meja dan saling membelakangi.

Melihat praktik simulasi penerapan protokol kesehatan ketat dalam rencana KBM tatap muka tersebut, Doni Monardo merasa optimis. Akan tetapi dia tetap berpesan agar apa yang telah dilaksakanan dengan baik terkait pencegahan penularan COVID-19 tidak menjadi sia-sia.

“Kalau kita konsisten, disiplin dan juga bisa kompak bersama-sama maka inshaAllah bangsa kita akan bisa mengendalikan COVID-19 ini dengan baik. Selamat mengikuti kegiatan belajar tatap muka, semoga Allah SWT melindungi kita semua,” ujarnya.