Sebelum Ditangkap, Teroris JAD Papua Sempat Bawa Tas ke Gereja Saat Paskah

TOTHEPOINT – Sebanyak 11 orang terduga teroris yang diamankan tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri di Kabupaten Merauke, Papua, telah merencanakan serangan teror di sejumlah gereja di Merauke.

Salah satunya sempat mendatangi Gereja Katedral di Merauke pada malam Paskah.

“Satu dari 11 terduga teroris yang diamankan tersebut sempat mendatangi Gereja Katedral di Merauke,” kata Kapolres Merauke AKBP Untung Sangaji, Senin (31/5/2021).

Informasi tersebut didapatkan langsung dari salah seorang pastor saat ibadah Paskah lalu. Pastor yang tidak curiga mempersilakan terduga teroris yang datang membawa tas besar itu duduk di Gereja Katedral.

“Pengakuan satu pastor, seseorang membawa tas besar di situ (gereja). Pastor tersebut mempersilakan duduk, nggak nalar bahwa ini siapa. Ini kisahnya benar,” katanya.

Namun, aksinya bisa digagalkan. Saat itu, aparat telah bersiaga penuh di seluruh wilayah Kota Merauke, khususnya di tempat-tempat yang dijadikan target sasaran teror pada terduga teroris.

“Mereka memang berencana melakukan ledakan di gereja saat itu. Coba waktu itu, kalau yang disasarkan itu datang dan dia meledakkan di Gereja Katedral. Pria tersebut juga sudah turut diamankan oleh Tim Densus 88,” kata AKBP Untung Sangaji.

Kapolres mengatakan, para terduga teroris yang diamankan oleh Tim Densus 88 Antiteror Mabes Polri tersebut merencanakan serangan teror saat ibadah Paskah dan saat ibadah salat Idul Fitri lalu. Namun, rencana jahat para terduga teroris tersebut telah lebih dulu diketahui oleh aparat Kepolisian setempat.

“Rencana mereka sudah lama. Beruntung kita sudah banjir (tersebar) di mana-mana untuk melakukan pengamanan. Saat Paskah itu, kita sudah di mana-mana. Bersamaan saat salat Idul Fitri itu, ada juga rencana mereka, makanya kita tingkatkan pengamanan. Kita jaga di gereja lain lagi,” katanya.

Menurut AKBP Untung Sangaji, tim Densus 88 masih terus bekerja untuk mengungkapkan kasus ini. Kemungkinan para terduga teroris masih bisa bertambah.

“Kami minta doa seluruh masyakarat agar tugas ini segera tuntas. Ini tidak main-main. Kita aparat keamanan tetap waspada dan meningkatkan pengamanan,” katanya.(*)