Remaja Perlu Dibekali Keterampilan Agar Mampu Beradaptasi Dengan Kebiasaan Baru di Tengah Pandemi

TOTHEPOINT –Pandemi Covid-19 membawa berbagai perubahan dan dampak di seluruh aspek kehidupan, satu di antaranya pada kelompok usia remaja (10-19 tahun).

Banyak permasalahan yang dialami remaja, sehingga remaja perlu dibekali tentang bagaimana mereka mampu menjalani dan beradaptasi dengan kebiasaan baru di masa pandemi.

Selain itu, mereka pun perlu mendapat pengetahuan dasar tentang keterampilan dan kecakapan hidup agar menjadi remaja yang tangguh.

Karenanya, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kementerian PPPA) bersama dengan Wahana Visi Indonesia (WVI) meluncurkan Modul Pengasuhan dengan Cinta dan Modul Keterampilan dan Kecakapan Hidup Remaja di Masa Pandemi.

Deputi Bidang Pemenuhan Hak Anak Kementerian PPPAAgustina Erni mengatakan selama pandemi, keluarga menjadi pusat dari seluruh kegiatan.

Orangtua menjadi garda terdepan yang memastikan terpenuhinya pengasuhan yang baik bagi anak, menjaga kesehatan keluarga, sekaligus memastikan ekonomi keluarga tetap terjaga.

“Remaja juga perlu dibekali tentang bagaimana mereka mampu menjalani dan beradaptasi dengan kebiasaan baru di masa pandemi agar mereka menjadi tangguh dan tanggap merespon kondisi ini secara positif,” kata Agustina Erni dalam Peluncuran Modul Pengasuhan dengan Cinta dan Modul Keterampilan dan Kecakapan Hidup Remaja di Masa Pandemi yang juga merupakan rangkaian kegiatan Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2021, Rabu (7/7/2021)..

“Karenanya, modul ini disusun untuk memastikan pemenuhan hak dan perlindungan khusus anak, agar anak memiliki keterampilan hidup dan dapat berpartisipasi dengan optimal di masyarakat,” lanjut Agustina Erni.

Erni menambahkan modul tersebut juga dapat dimanfaatkan oleh pendamping dan fasilitator remaja, Forum Anak, penggiat anak/remaja, psikolog atau konselor PUSPAGA (Pusat Pembelajaran Keluarga), tokoh masyarakat, dan untuk selanjutnya dapat diteruskan kepada orangtua dan remaja.