Punya Peran Strategis, Kemkominfo Manfaatkan Multimedia Tangkal Radikalisme dan Terorisme

TOTHEPOINT – Bicara tentang radikalisme dan terorisme, Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) Republik Indonesia melalui Ditjen Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) menyelenggarakan talkshow dengan tema “Toleransi di Era Digital”, bertempat di Pondok Pesantren Darussalam Ciamis, Jawa Barat.

Talkshow ini dilaksanakan dalam rangka memberikan literasi tentang pentingnya toleransi dalam berbangsa dan bernegara khususnya dalam era digital, serta merupakan upaya membentengi bangsa dari paham radikalisme.

Kemkominfo selaku penyelenggara menghadirkan narasumber diantaranya Drs. Dikdik Sadaka, MM selaku Kordinator IK Hankam Ditjen IKP Kemkominfo, Wawan Ruhiyat selaku Kepala Badan Kesbangpol Ciamis, KH Fadil Yani selaku pengurus pesantren Darussalam Ciamis, Ihsan Nur Akbar selaku moderator serta perwakilan dari Polres Ciamis.

Kordinator IK Hankam Ditjen IKP Kemkominfo, Dikdik Sadaka mengatakan bahwa dalam hal ini Kementrian Kominfo merupakan bagian dari tim sinergitas penanggulangan radikalisme yang dibentuk oleh Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT).

Kordinator IK Hankam Ditjen IKP Kemkominfo, Dikdik Sadaka mengatakan bahwa dalam hal ini Kementrian Kominfo merupakan bagian dari tim sinergitas penanggulangan radikalisme yang dibentuk oleh Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT).

Maka dari itu, Kemkominfo memiliki peran penting dalam memberikan literasi kepada masyarakat tentang bahaya radikalisme terutama yang bisa berkembang dalam era digital seperti melalui platform media sosial.

“Mengapa Kemkominfo tergabung dalam tim strategis penanggulangan radikalisme itu karena yang pertama radikalisme itu merupakan masalah strategis bagi bangsa Indonesia yang mengamcam keutuhan NKRI. Kedua di era sekarang ini yang berkembang adalah era media sosial dan itu merupakan salah satu fokus dari Kemkominfo,” ujar Dikdik.

Menurut Dikdik, pihaknya terus berperan dalam penanggulangan radikalisme dan terorisme dengan terus memberikan pemahaman kepada masyarakat diantaranya dengan upaya memanfaatkan semua media dari mulai media cetak hingga media online.

Selain diikuti oleh sejumlah peserta dari pesantren Darussalam Ciamis, acara talkhsow itu juga disiarkan melalui platform media online youtube terasnegeriku yang dikelola langsung oleh Ditjen IKP Kementrian Komunikasi dan Informatika.

“Kita terus lakukan sosialisasi dengan menggunakan multimedia dari mulai media cetak, media elektronik, media luar ruang, hingga media sosial dan juga secara tatap muka langsung. Dan hari ini kita lakukan kombinasi antara media tatap muka dan media sosial online virtual,” ungkapnya.

Sementara itu dilain pihak, Kepala Badan Kesbangpol Ciamis, Wawan Ruhiyat mengapriasi acara talkshow yang diselenggarkan Kemkominfo. Ia berharap acara seperti ini terus diselenggarakan dan dioerbanyak.

“Saya menyambut baik acara talkshow seperti ini, dengan pandemi seperti ini talkshow melalui virtual seperti akan lebih efektif untuk disebarluaskan kepada masyarakat,” tutur Wawan.