Penemuan Serpihan Pesawat, Diduga Terkait Sriwijaya SJ182

Serpihan diduga kuat bagian pesawat Sriwijaya Air SJ182 rute Jakarta-Pontianak yang ditempatkan di Posko Pencarian di Dermaga JICT, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Foto: https://www.republika.co.id/berita/qmpfpa284/berikut-temuantemuan-terkait-pesawat-sriwijaya-sj-182
Serpihan diduga kuat bagian pesawat Sriwijaya Air SJ182 rute Jakarta-Pontianak yang ditempatkan di Posko Pencarian di Dermaga JICT, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Foto: https://www.republika.co.id/berita/qmpfpa284/berikut-temuantemuan-terkait-pesawat-sriwijaya-sj-182

Tothepoint.id, Jakarta – Penemuan terkait jatuhnya Pesawat Sriwijaya Air SJ182 dilaporkan sejak pagi Minggu (10/1). Beberapa temuan seperti serpihan dan bagian tubuh korban ditemukan di KRI Kurau-856 dan KRI Teluk Gilimanuk-531.

Serpihan  pesawat yang diduga kuat adalah Sriwijaya dibawa ke KRI Kurau-856. Temuan pertama itu adalah lempeng pesawat, ban, dan potongan mesin. Hingga siang pukul 11.30 WIB, penemuan serpihan pesawat terus berlanjut. Pencarina dimulai di Pulau Lancang dan Laki pada kedalaman 17-25 meter/

Sebelumnya pada Sabtu (10/1) malam ditemukan juga sebuah parasut seluncur tangga darurat yang diduga milik Sriwijaya Air. Parasut tersebut ditemukan sekitar pukul 20:00 WIB malam kemarin oleh petugas gabungan dari Basarnas, TNI dan nelayan sekitar

KRI Teluk Gilimanuk-531 sampai sekarang masih menurunkan tim penyelam dan perahu karet demi mencari korban dan puing-puing pesawat di Kepulauan Seribu.

“Kami turunkan secara bertahap dari masing-masing satuan bersama perahu karet,” ungkap Komandan KRI Teluk Gilimanuk-531, Letkol Pelaut (P) Fakhrul di Perairan Pulau Lancang.

Tim penyelam ini beranggotakan Batalyon Intai Ambfibi (Yontaifib) Mainir, Satuan Komando Pasukan Katak (Kopaska), Dinas Penyelamatan Bawah Air (Dislambair) Koarmada, dan Detasemen Jalamangkara (Denjaka).

Pesawat Sriwijaya Air nomor register PK-CLC SJ 182 rute Jakarta-Pontianak hilang kontak pada Sabtu (9/1) pukul 14.40 WIB dan jatuh di perairan Kepulauan Seribu di antara Pulau Lancang dan Pulau Laki.

Keberadaan pesawat itu tengah dalam investigasi dan pencarian oleh Badan SAR Nasional (Basarnas) dan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT). Koordinasi langsung dilakukan dengan berbagai pihak, baik Kepolisian, TNI maupun Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

https://www.republika.co.id/berita/qmpfpa284/berikut-temuantemuan-terkait-pesawat-sriwijaya-sj-182