Pendidikan D4 diperkuat, Kemendikbud Berharap Agar Cetak Banyak Kreator

Wikipedia
Wikipedia

Tothepoint.id– Nadiem Makarim selaku Kemendikbud memperkuat program pendidikan sarjana terapan atau D4. Hal ini diharapkan agar lulusannya terampil dalam bidang yang dipelajari, seklaigus mampu menjadi pemimpin, kreator, dan inovator.

“Setelah mendapatkan pengetahuan dan keahlian teknikal di jenjang pendidikan D3, pendidikan sarjana terapan atau D4 sebagai jawaban atas kebutuhan industri akan melatih peserta didik mengembangkan karakter adaptif, kreatif, dan cerdas,” kata Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Anwar Makarim, dalam siaran persnya, Minggu,28 Februari.

Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi Kemendikbud, Wikan Sakarinto, menjelaskan bahwa program pendidikan D4 berisi 60 persen praktik dan 40 persen teori. Dengan demikiaan, diharapkan lulusannya mampu memenuhi kebutuhan-kebutuhan industri saat ini.

Menurutnya, lulusan program pendidikan D4 punya keahlian lebih dibandingkan lulusan program pendidikan D3. Karena D4 telah mengikuti program pembelajaran berbasis proyek bersama dengan industri serta masa magang satu tahun di industri. Wikan juga menjelaskan mengenai upaya pengembangan pendidikan vokasi melalui penerapan program SMK-D2 Fast Track.

“Jadi nantinya SMK ditambahi tiga semester magang, sistemnya nanti dual system,yaitu mereka dapat kuliah sambil magang. Sistem ini juga digunakan oleh Jerman,” jelas Wikan.

Ia juga menjelaskan bahwa perkembangan pesat industri membuat beberapa pekerjaan mulai menghilang dan pekerjaan-pekerjaan baru muncul. “Kita harus mengikuti perkembangan zaman dan memperhatikan profesi yang bermunculan saat ini,” jelasnya.