Pekerja Asing Bisa Dapatkan Vaksin Gotong Royong, Ini Syaratnya

A health worker administers the Sinovac vaccine against the Covid-19 coronavirus at a community health centre in Banda Aceh on February 6, 2021. (Photo by CHAIDEER MAHYUDDIN / AFP)

TOTHEPOINT-Pemerintah memutuskan bahwa para pekerja asing yang memiliki Kartu Izin Tinggal Sementara (Kitas)/ Kartu Izin Tinggal Tetap (Kitap) bisa mengikuti program vaksinasi Gotong Royong.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan vaksinasi Gotong Royong diprioritaskan berdasarkan zonasi prioritas untuk menekan penyebaran COVID-19.

Kemudian berdasarkan perusahaan-perusahaan yang telah mendaftar ke Kamar Dagang dan Industri (Kadin), dan sektor industri padat karya.

“Dan juga tadi arahan Bapak Presiden, pekerja yang memiliki Kitas ataupun Kitap itu juga bisa menggunakan mekanisme vaksin Gotong Royong,” kata Airlangga.

Untuk vaksin yang digunakan dalam vaksinasi Gotong Royong, kata Airlangga, adalah vaksin dari perusahaan farmasi Sinopharm.

Indonesia, ujar Airlangga, sudah mendapatkan komitmen kedatangan 7 juta dosis vaksin Sinopharm.

“Dan ada 7,5 juta Sinophram itu yg sudah binding, ditargetkan sampai Juli 2021. Opsinya 7,5 juta, dan ada 5 juta CanSino yang sedang dalam proses,” ujar Airlangga.

Pemerintah melalui Menteri Kesehatan segera menerbitkan Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) untuk mengatur Vaksin Gotong Royong, termasuk soal harga.

Pada 30 April 2021 sebanyak 482.400 vaksin dalam bentuk jadi (vial) dari Sinopharm telah datang di Indonesia melalui Bandara Soekarno Hatta.(*)