Papua Nugini Tegaskan Hormati Kedaulatan Indonesia Soal Penanganan KKB

TOTHEPOINT– Video viral adanya kelompok masyarakat dari Papua Nugini yang mendukung kelompok kriminal bersenjata (KKB). Namun tindakan mereka dinilai tidak mewakili warga maupun angkatan bersenjata di negara tersebut.

Duta Besar RI untuk Papua Nugini dan Kepulauan Solomon Andriana, Supandy beserta staf KBRI Port Moresby telah melakukan pendekatan dan konfirmasi kepada pemerintah Papua Nugini, terkait beredarnya video tersebut.

Dalam keterangan tertulis KBRI Port Moresby, sekelompok masyarakat Papua Nugini yang mengaku dari Provinsi East Sepik dan mengenakan seragam militer ini dinilai dapat berdampak hubungan baik antara Indonesia dan Papua Nugini.

“Pemerintah Papua Nugini menghormati kedaulatan NKRI atas wilayah teritorial-nya dan menganggap bahwa isu di provinsi Papua dan Papua Barat adalah isu dalam negeri pemerintah Indonesia,” demikian keterangan KBRI.

Saat ini Pemerintah Papua Nugini telah menugaskan pejabat dan aparat yang berwenang untuk melakukan investigasi di wilayah Provinsi East Sepik. Sebab mereka menggunakan pakaian militer dan menunjukkan senjata api dalam unggahannya.

Sementara itu, Panglima Angkatan Bersenjata Papua Nugini Mayor Jenderal Gilbert Toropo telah menjelaskan bahwa kelompok yang ada di dalam video tersebut tidak mewakili masyarakat ataupun angkatan bersenjata Papua Nugini.

“Tindakan kelompok tersebut merupakan makar karena mengklaim telah membentuk pasukan bersenjata di luar institusi yang sah,” ujarnya.(*)