Papua dan Makanan Pokoknya yang Berusia 500 Tahun

    https://www.indonesiakaya.com/jelajah-indonesia/detail/uniknya-menyantap-papeda-ala-papua#lg=1&slide=5
    https://www.indonesiakaya.com/jelajah-indonesia/detail/uniknya-menyantap-papeda-ala-papua#lg=1&slide=5

    Tothepoint.id, Jayapura – Selain terkenal dengan alamnya yang indah. Papua juga dikenal memiliki makanan daerah yang khas dan unik. Berasal dari bahan alam dan prosesnya penyajian yang sangat berbeda dari daerah-daerah lainnya yang ada di Indonesia.

    Papeda dan ubi jalar ungu, merupakan makanan pokok masyarakat Papua yang sangat terkenal di Indonesia. Peneliti dari Balai Arkeologi Papua, Hari Suroto juga mengatakan demikian. “Berdasarkan data arkeologi, diketahui ubi jalar mulai dibudidayakan di pegunungan tengah Papua sekitar 500 tahun yang lalu,“  Jelas Hari Suroto.

    Pada umunya masyarakat Papua mengonsumsi Papeda dan ubi jalar sebagai makanan pokok, namun cara penyajiannya pun sangat beragam di setiap daerah.

    Di daerah Danau Sentani, papeda bisanya disajikan dengan bersamaan dengan ikan gabus sentani atau ikan mujair dan bumbu kuah kuning sebagai hidangan pelengkap papeda. Bumbu kuah kuning khas Danau Sentani ini sangat sederhana.

    Papeda memiliki cita rasa yang cuku unik. Teksturnya menyerupai lem dan tidak memiliki rasa, alias hambar. Selain ikan gabus, masyarakat pesisir pantai Papua, biasanya menggunakan ikan cakalang, tongkol, atau tuna,” tambah Hari Suroto.

    Berbeda dengan masyarakat Danau Sentani, masyarakat yang tinggal di pegunungan Papua menjadikan ubi jalar sebagai makanan pokok mereka. Salah satunya Suku Dani yang tinggal di pegunungan tengah Papua.  

    Ubi ungu selalu menjadi hidangan utama dalam acara bakar batu atau wam ebe ekho Suku Dani, bersama dengan keladi, sayur-sayuran, dan daging babi. Senua bahan-bahan tersebut nantinya akan dimasak dengan cara di masukan ke dalam tumpukan batu yang dibakar secara alami.

    Namun seiring berkembangnya zaman, kini sudah banyak dari masyarakat Papua yang mengonsumsi beras, sehingga eksistensi papeda dan ubi jalar ungu sudah mulai terpinggirkan.

    Artikel ini sebelumnya sudah diterbitkan di Tempo.co : https://travel.tempo.co/read/1394737/mengenal-makanan-pokok-masyarakat-papua-ada-yang-berusia-500-tahun