KPK Usut Aliran Uang dari Nurdin

Tothepoint.id- KPK sedang mengusut aliran uang suap yang diduga diterima oleh Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah. Diduga Nurdin Abdullah memberikan uang itu ke berbagai pihak.

Hal tersebut diperoleh dari pemeriksaan saksi bernama Kiki Suryani pada Rabu, 17 Maret.

Dalam kasus ini, belum diketahui keterkaitan Kiki Suryani . Namun diduga ia mengetahui soal aliran uang itu.

“Kiki Suryani didalami pengetahuannya di antaranya terkait dugaan aliran sejumlah uang dari Tersangka NA (Nurdin Abdullah) ke berbagai pihak,” ujar plt juru bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Kamis, 18 Maret.

Terdapat satu saksi lain yang dipanggil pada pemeriksaan kemaren. Namun saksi bernama Virna Ria Valda itu mangkir.

“KPK mengimbau agar yang bersangkutan kooperatif hadir sesuai dengan surat panggilan yang akan segera dikirimkan,” ujar Ali.

Nurdin Abdullah diduga menerima suap Rp 2 miliar dari Direktur PT Agung Perdana Bulukumba Agung Sucipto. Suap diduga terkait pengerjaan proyek wisata Bira.

Nurdin menerima suap melalui Sekretaris Dinas PU dan Tata Ruang Pemprov Sulsel, Edy Rahmat. Nurdin Abdullah, Edy Rahmat, dan Agung Sucipto, sudah dijerat sebagai tersangka.

Selain itu, Nurdin Abdullah juga dijerat sebagai tersangka penerima gratifikasi Rp 3,4 miliar dari sejumlah kontraktor. Namun, KPK belum menjelaskan siapa saja pemberi uang dan keterkaitannya.