Kemarin, 41 Juta Vaksin Disuntikkan dan Optimisme Pertumbuhan Ekonomi

TOTHEPOINT –Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebutkan hingga saat ini sebanyak 41 juta dosis vaksin COVID-19 telah disuntikkan kepada masyarakat Indonesia dan akan terus dipercepat, hingga optimisme presiden tentang pertumbuhan ekonomi yang mencapai 7 persen menghiasi pemberitaan bidang ekonomi kemarin (30/6).

Simak pemberitaan lainnya yang masih menarik untuk dibaca hari ini. Berikut rangkumannya.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebutkan hingga saat ini sebanyak 41 juta dosis vaksin COVID-19 telah disuntikkan kepada masyarakat Indonesia dan akan terus dipercepat.

Sri Mulyani menyatakan pelaksanaan program vaksinasi COVID-19 akan terus diakselerasi sesuai arahan Presiden Joko Widodo yakni mencapai 2 juta dosis per hari.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan Sumber Daya Manusia (SDM) kelas menengah menjadi salah satu kunci dalam meraih Indonesia Maju 2045.

Pemerintah telah merilis Undang-Undang (UU) No. 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja yang menjadi terobosan dalam menciptakan struktur ekonomi yang lebih kuat dan berkelanjutan, serta mereformasi beberapa regulasi terdahulu yang berpotensi menghambat investasi dan penciptaan lapangan kerja.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) masih optimistis ekonomi Indonesia akan tumbuh tujuh persen secara tahunan (year on year/yoy) pada kuartal II (April-Mei-Juni) 2021, dibanding pertumbuhan negatif 0,74 persen pada kuartal I 2021, karena indikator makro ekonomi bergerak membaik seperti indeks kepercayaan konsumen, penjualan ritel, dan pertumbuhan industri manufaktur.

“Kita semua masih optimistis bahwa di kuartal II 2021 dari sebelumnya kuartal I 2021 minus 0,74 persen, pada kuartal II 2021 masih optimistis tumbuh Insya Allah kurang lebih 7 persen,” kata Presiden Jokowi dalam dalam Pembukaan Musyawarah Nasional Kamar Dagang dan Industri ke-VIII (Munas Kadin) di Kendari, Sulawesi Tenggara, Rabu.

Kementerian Perdagangan berencana membuat aturan harga acuan yang bergerak dinamis mengikuti perkembangan biaya produksi pakan dalam rangka mengatasi permasalahan fluktuasi harga pakan yang sangat berdampak kepada kinerja peternakan.

“Saat ini, Kemendag sedang merevisi Permendag 7/2020 tentang Harga Acuan dengan memperhitungkan biaya input yang bersifat dinamis dengan menggunakan koefisien dan konstanta,” kata Direktur Barang Kebutuhan Pokok dan Barang Penting Kemendag Isy Karim dalam webinar Katadata bertajuk “Geliat Industri Perunggasan: Harga Pakan, DOC dan Ayam Hidup” di Jakarta, Rabu.

INKA Group sebagai BUMN manufaktur perkeretaapian dan transportasi darat terpadu di Indonesia akan menggarap container flat top wagon atau gerbong barang pesanan dari Kiwi Rail, Selandia Baru.

General Manager Pemasaran PT INKA (Persero) Wai Wahdan mengatakan pesanan segera dilakukan setelah INKA Group mendapatkan kontrak atas pengadaan sebanyak 262 gerbong barang untuk Kiwi Rail Selandia Baru tersebut.

“Proyek tersebut diperkirakan akan selesai dalam kurun waktu 18-20 bulan,” ujar Wai Wahdan dalam keterangannya di Madiun, Rabu.