Hattrick, Habib Rizieq Diganjar 3 Status Tersangka Pidana

Hattrick, Habib Rizieq Ditetapkan tersangka 3 kasus pidana. Foto : tothepoint.id
Hattrick, Habib Rizieq Ditetapkan tersangka 3 kasus pidana. Foto : tothepoint.id

Tothepoint.id, Jakarta – Sejak pulang dari Arab Saudi sebulan lalu. Habib Rizieq Shihab kembali ditetap tersangka lagi oleh Bareskrim Polri terkait menghalangi kerja satuan tugas penanganan covid-19 di RS Ummi Bogor, Jawa Barat. Dengan ini Habib Rizieq sudah menyandang status tersangka ketiga kalinya dalam satu peristiwa.

Pada sebelumnya, Rizieq ditetapkan sebagai tersangka kasus kerumunan massa di Petamuburan, Jakarta Pusat. Lalu, Polda Jabar juga menetapkan rizieq tersangka kasus kerumunan massa di Megamendung, Jawa Barat. “(Penyidik telah) menetapkan tiga orang sebagai tersangka, (yakni) Rizieq, dr Tatat, dan Hanif Alatas,” kata Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Pol Andi Rian Djajadi di Jakarta, Senin (11/1).

Menurutnya, penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik melakukan gelar perkara pada Jumat (8/1) pekan lalu. “Penyidik sudah melaksanakan gelar pada hari Jumat tanggal 8 Januari 2021,” kata Rian. Kasus ini bermula saat Rizieq menjalani tes swab di RS UMMI yang dilakukan oleh tim dari MER-C secara diam-diam.

Setelah itu Rizieq yang masih menjalani observasi di RS tersebut, memutuskan pergi dari RS meski pihak RS sudah meminta Rizieq untuk tidak pergi karena pemeriksaan belum selesai. Satgas COVID-19 Kota Bogor kemudian melaporkan Dirut RS UMMI dr Andi Tatat ke Polres Bogor, karena dinilai tidak transparan dan tidak kooperatif saat diminta memberikan penjelasan mengenai hasil swab Rizieq.

Selanjutnya penyidik Bareskrim Polri mengambil alih penanganan tiga kasus pelanggaran protokol kesehatan yang melibatkan Rizieq Shihab, termasuk kasus di RS UMMI, Bogor.