Empat Varian Baru Covid-19 Ditemukan

Foto: kompas.com

Tothepoint.id– Siti Nadia Tarmizi selaku Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kemenkes menjelaskan, ditemukannya di empat provinsi Indonesia, empat kasus positif Covid-19 varian baru B.1.1.7.

“Adapun keempat virus varian B.1.1.7 ini ditemukan di 4 provinsi di Provinsi Sumatera Utara, Provinsi Sumatera Selatan, Provinsi Kalimantan Timur, dan Provinsi Kalimantan Selatan,” jelas Nadia dalam konferensi pers virtual Kementerian Kesehatan, Senin, 8 Maret.

Nadia menyebut, dari hasil tracing yang dilakukan pemerintah kepada keempat orang pasien tersebut, tidak ditemukan adanya penularan pada keluarga atau orang dengan kontak erat.

“Sampai saat ini dari proses pelacakan kasus yang kita lakukan, tidak ada keluarga atau kontak erat yang kemudian positif setelah kasus ini dinyatakan positif sebelumnya,” imbuh Nadia.

Selain itu 4 pasien Covid-19 varian B.1.1.7 tersebut, tidak mengalami gejala berat. Kini kondisi mereka sudah dinyatakan sembuh.

“Semuanya mengalami gejala ringan dan sedang, dan hanya melakukan isolasi terpusat, di tempat-tempat isolasi. Ada yang dirawat di rumah sakit dengan kondisi ringan sedang, tidak ada kondisi yang cenderung berat bahkan membutuhkan perawatan ICU,” jelasnya

Dengan adanya penemuan virus baru corona strain B.1.1.7 ini, Nadia menghimbau agar masyarakat tetap disiplin protokol kesehatan, dan mengurangi mobilitas pada hari libur perayaan Isra Mira’j dan Nyepi yang jatuh Kamis, 11 Maret dan Minggu, 14 Maret.

“Di masa liburan pada hari Kamis yang akan datang kami mengharapkan masyarakat untuk tetap membatasi mobilitas, dan menghindari kerumunan serta tentunya menerapkan protokol kesehatan,” katanya.

Adapun hari ini, Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan bahwa 4 kasus temuan baru virus corona B.1.1.7 terjadi di antara tanggal 6 Januari hingga 28 Januari lalu.

“Di Palembang, Sumatera Selatan pada 11 Januari 2021, Kalimantan Selatan 6 Januari, Balikpapan Kalimantan Timur dari 12 Februari, dan ada yang keempat itu di Medan Sumatera Utara pada 28 Januari,” sebut dia.