Cegah Aksi Teroris, Yonif Raider Kawal Objek Vital di Cirebon

TOTHEPOINT –PT Pertamina EP Jatibarang Field bekerja sama dengan Yonif Raider 321 melakukan simulasi gabungan penanganan terorisme. PT Pertamina berupaya meningkatkan kapasitas personel, terutama dalam hal kesiapsiagaan menangani aksi terorisme.

Sekadar diketahui, PT Pertamina EP Jatibarang Field masuk dalam Subholding Upstream Regional Jawa Zona 7. Dalam rilis yang diterima detikcom, kegiatan simulai penanganan terorisme itu menerapkan protokol kesehatan.

Senior Manager Jatibarang Field Hari Widodo mengatakan simulasi gabungan bersama Yonif Raider 321 itu merupakan bukti komitmen Pertamina dalam menanggulangi ancaman terorisme.

“Berbagai upaya telah dilakukan untuk menjaga kondusifitas, termasuk melakukan kerja sama dengan unsur TNI dan Polri dalam menjaga operasional Jatibarang Field tetap aman. Tujuannya mendukung produksi minyak dan gas bumi dalam memenuhi kebutuhan energi nasional,” kata Hari Widodo dalam keterangan yang diterima, Rabu (24/6/2021).

Hari Widodo didapuk sebagai commander dalam simulasi tersebut. Ia menginstruksikan penanganan keadaan darurat kepada tim Site Emergency Response Team (SERT) Pertamina EP Jatibarang Field dengan melibatkan Yonif Raider 321, aparat keamanan dari polsek dan koramil setempat. Simulasi gabyngan ini juga melibatkan tenaga dan armada medis.

Senada disampaikan Senior Manager Relations PT Pertamina EP Agus Suprijanto. Ia mengatakan simulasi gabungan merupakan bagian dari meningkatkan kerja sama Pertamina EP Jatibarang Field dengan pemangku kepentingan dan aparat keamanan setempat.

“Simulasi yang rutin digelar setiap tahun ini sekaligus untuk melatih kecepatan koordinasi pengamanan obyek vital (obvit) nasional,” kata Agus.

Sementara itu, Danyonif Raider 321 Letkol Infantri Octavian Englana mengatakan simulasi bagian dari upaya dalam mengansitipasi dan menangani aksi terorisme di obvit nasional. “Terima kasih kepada Pertamina EP yang telah membantu memfasilitasi latihan aksi penanggulangan teroris selama beberapa tahun terakhir” kata Octavian.