BTS Puncak Papua Yang Diharapkan Menjadi Fasilitas Pembelajaran Daring

Salah satu BTS yang dibakar di Kabupaten Puncak. Foto: https://jubi.co.id/disdik-papua-berharap-bts-terbakar-di-puncak-ditangani/
Salah satu BTS yang dibakar di Kabupaten Puncak. Foto: https://jubi.co.id/disdik-papua-berharap-bts-terbakar-di-puncak-ditangani/

Tothepoint.id , JayapuraBase Transceiver Station (BTS) yang terbakar beberapa hari yang lalu diharapkan berfungsi kembali. Kebakaran BTS terjadi pada hari Kamis (7/1).

Kepala Dinas Pendidikan, Perpustakaan, dan Arsip Daerah (Disdik) Provinsi Papua, Christian Sohilait mengatakan bahwa saat ini jaringan internet sangat diperlukan. Tetapi ketida Tower BTS ini terbakar jaringan internet terganggu dan itu sangat disayangkan (11/1).

“Karena masih menunggu, maka pembelajaran yang seharusnya daring harus dilaksanakan secara luring,” katanya.

Menurut Christian, hal ini mesti dilakukan untuk mengejar proses belajar mengajar yang sudah tertinggal jauh. Hingga kini menunggu Kementerian Kominfo memperbaiki jaringan internet yang terganggu karena terbakarnya BTS.

“Kami mendorong agar prosesnya dapat segera dilakukan sehingga pendidikan di Kabupaten Puncak tidak terlampau jauh tertinggal,” ujarnya.

Ia menjelaskan BTS itu sangat membantu karena jaringan internet juga membantu siswa untuk belajar di masa pandemi Covid-19 ini.

“Pembelajaran daring ini memang dipengaruhi sekali dengan jaringan internet sehingga diharapkan dapat segera diatasi,” katanya lagi.

Kejadian kebakaran 2 BTS ini di Kabupaten Puncak, Papua. Pelaku membakar BTS pada hari Kamis (7/1/2021) yang berakibat jaringan internet putus. Padahal masyarakat baru menikmati jaringan 4G ini.

https://jubi.co.id/disdik-papua-berharap-bts-terbakar-di-puncak-ditangani/