Bahraini Agam Mantan Napi Teroris Jaringan Majalengka Temui Dandim Aceh Utara, Ada Apa?

TOTHEPOINT –Mantan narapidana tindak pidana terorisme jaringan majalengka asal Aceh Utara, Bahraini Agam menemui Komandan Kodim 0103/Aceh Utara, Letkol  Arm Oke Kistiyanto SAP. Pertemuan Napiter dan Dandim di kediamannya, Jalan Kolonel Rifai Harahap, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, Jumat (9/7/2021).

Pertemuan ini merupakan pertemuan kali pertama setelah sekembalinya Bahraini Agam dari Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur setelah menjalani hukuman beberapa waktu yang lalu. Selain untuk bersilahturahmi, keduanya juga membahas tentang rencana kedepan untuk keberlangsungan hidup Bahrraini Agam. “Terima kasih bang Bahraini Agam telah berkunjung ke rumah saya.

Semoga apa yang kita diskusikan ini, ke depanya dapat terealisasi dan bermanfaat bagi kita semua,” ucap Dandim Aceh Utara, Letkol Arm Oke Kistiyanto, kepada Serambinews.com, Jumat (9/7/2021).

Dandim juga mengatakan, bahwa Bahraini Agam telah menebus kesalahannya dengan menjali hukuman sesuai perbuatanya dan saat ini telah kembali ke masyarakat.

Oleh karena itu, Kodim 0103/Aceh Utara bersama dengan intansi lainnya akan melakukan pendampingan atau pembinaan seperti Napiter lainnya agar tidak kembali  terpapar faham radikal.

“Jadikan kejadian yang lalu sebagai pengalaman hidup dan jangan terulang kembali, mari kita songsong masa depan menjadi pribadi yang lebih baik dan bermanfaat bagi masyarakat,” pesan Dandim.

Letkol Arm Oke Kistiyanto berharap agar para mantan narapidana kasus terorisme dapat menjadi agen-agen perdamaian di dalam lingkungan masyarakat.  “Contoh hal kecilnya diantaranya membantu suksesnya program Pemerintah dalam memerangi Covid 19  di lingkungan sekitar,” harap Oke.

Untuk diketahui, Bahraini Agam ditangkap oleh Densus 88 bersama Polda Aceh saat membantu adiknya, Sulaiman (25), membangun saluran di Gampong Blang Teurakan, Kecamatan Sawang, Aceh Utara pada 26 November 2016 terkait jaringan teroris Majalengka Jawa Barat.