Aplikasi Ini Bantu Pedagang Pasar di Sekitar Rumahmu

Yogyakarta, To The Point – Berbagai wilayah dunia termasuk Indonesia tengah dilanda pandemi COVID-19. Virus yang menyerang Wuhan, Tiongkok pada akhir Desember 2019 lalu telah menyebar ke berbagai belahan dunia yang menyebabkan banyak korban jiwa.

Dari catatan World Health Organization (WHO), hingga saat ini total kasus COVID-19 yang terkonfirmasi mencapai 1.051.635 dengan kasus baru sebanyak 79.332. Berbagai negara kemudian memberikan upaya penanganan dan pencegahan persebaran kasus pandemi sesuai dengan situasi dan kondisi wilayah masing-masing.

Pemerintah Indonesia khususnya, terus berupaya melakukan tindakan-tindakan preventif serta kebijakan yang dihimbaukan kepada masyarakat untuk menekan penyebaran COVID-19.

Di antaranya adalah himbauan untuk melaksanakan physical distancing dan lebih baik berkegiatan produktif di rumah seperti bekerja, belajar, serta beribadah. Sesuai dengan arahan dari WHO setiap orang juga diminta untuk menjaga kebersihan dan kesehatan dimulai dari diri masing-masing.

Keadaan yang darurat seperti saat ini membuat berkurangnya aktivitas masyarakat di luar rumah. Pelaku UMKM turut merasakan dampak dari adanya pandemi COVID-19. Bahkan, tidak sedikit UMKM yang harus menghentikan aktivitas pemasarannya.

Sementara itu, masyarakat Indonesia saat ini membutuhkan aneka sembako untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari selama masa physical distancing. Belanja online dapat menjadi solusi yang cukup efektif menangani hal tersebut. Melalui situs belanja online, masyarakat dapat meminimalisir kemungkinan penularan COVID-19

Masih ada harapan bagi pelaku UMKM untuk tetap menjalankan usahanya. Titipku sebagai perusahaan berbasis aplikasi juga terus berupaya untuk meningkatkan sektor perekonomian Indonesia melalui UMKM, dengan turut berkontribusi untuk membantu pengguna aplikasi Titipku (konsumen/ pelanggan) berbelanja kebutuhan sehari-hari secara online selama masa pademi ini.

Physical distancing dan work from home saat ini masih berjalan sesuai dengan himbauan pemerintah. Kami berkomitmen untuk membantu UMKM maupun masyarakat khususnya pengguna aplikasi Titipku.

Dari sisi konsumen, mereka tetap bisa mendapatkan barang yang dibutuhkan. Sedangkan dari sisi UMKM, mereka tetap bisa mendapatkan pemasukan karena transaksi jual beli masih berjalan meski tidak bertatap muka secara langsung,” ungkap CEO Titipku Henri Suhardja, Senin (20/4/2020).

Di tengah masih maraknya COVID-19 dan peningkatan kewaspadaan masyarakat untuk ke luar rumah, Titipku juga meluncurkan fitur terbaru. Aplikasi Titipku kini telah menyediakan fitur penambahan layanan berbasis lokasi. Dengan fitur baru ini, pengguna aplikasi Titipku akan terhubung langsung dengan lokasi yang sesuai dengan keberadaan masing-masing. Lokasi tersebut juga dapat diubah sesuai dengan keinginan.

Fitur ini memudahkan pembeli yang ingin berbelanja di UMKM terdekat, supaya lebih efektif dan tidak memakan waktu lama. Hadirnya fitur baru ini turut mendorong gerakan #DiRumahSaja sebagai tindakan preventif untuk mengurangi persebaran pandemi COVID-19.

“Lokasi toko yang jauh dari rumah sebetulnya menjadi salah satu permasalah saat belanja online. Jarak yang jauh akan berpengaruh pada ongkos kirim barang dipesan. Bahkan ongkos kirim bisa lebih mahal daripada barang yang ingin dibeli. Hal itu tentu sangat disayangkan. Kami berharap dengan fitur terbaru Titipku ini, dapat meminimalkan permasalahan yang demikian sehingga pelanggan bisa merasa nyaman, pengguna aplikasi Titipku juga dimudahkan karena lokasi jelajah UMKM bisa dipilih yang dekat dengan tempat tinggal.” jelas Henri.

“Membeli kebutuhan sehari-hari melalui Titipku, dapat menjadi salah satu cara untuk pelaksanaan social distancing yang efektif. Kami sangat mendukung hal itu. Di satu sisi, kami tetap memberikan prosedur keselamatan dan kesehatan bagi para Jatiper yang bertugas,” tutupnya.

Aplikasi Titipku dapat diunduh di Google Playstore dengan tautan unduh sebagai berikut: https://play.google.com/store/apps/details?id=com.titipku.alpha.

Sejak didirikan pada awal tahun 2017 oleh Ong Tek Tjan dan Henri Suhardja, Titipku kini menjelma sebagai sebuah platform yang mengakomodasi 80.000 pegiat UMKM dalam memasarkan produknya. Melalui visinya untuk menjadi pilar kemajuan UMKM Indonesia, Titipku bekerja sama pada dengan berbagai pegiat UMKM pada beberapa sektor yang telah dibagi ke dalam enam kategori produk. Keenam kategori tersebut antara lain Souvenir dan Kerajinan, Makanan dan Minuman, Sembako, Pakaian, Jasa, dan lain-lain. 

Titipku mempunyai tiga misi dalam mewujudkan kesejahteraan para pegiat UMKM Indonesia, yaitu (1) membantu UMKM bertumbuh dan menjadi tuan rumah di era ekonomi digital, (2) memberikan nilai tambah bagi UMKM Indonesia, dan (3) mengedukasi dan membantu pemerataan ekonomi dengan konsep berbagai dalam kepemilikan bersama atas Titipku. Dalam tiga tahun kehadirannya, sudah lebih dari 100.000 pengguna android mengunduh aplikasi Titipku. Tidak sedikit pula konsumen yang memberikan penilaian maksimal unt1uk Titipku.

Mari membantu para pegiat UMKM Indonesia dengan turut mengunduh aplikasi Titipku di telepon pintarmu. Ada banyak sekali produk yang dipasarkan dan bisa dibeli secara daring. Titipku tidak hanya hadir untuk memenuhi kebutuhan kita, tetapi juga mensejahterakan UMKM bangsa.